Melakukan Studi Pendahuluan - infosarjana/ Melakukan Studi Pendahuluan - infosarjana

Melakukan Studi Pendahuluan

Studi pendahuluan dalam sebuah penelitian biasanya dilakukan setelah pemilihian masalah. Studi pendahuluan memiliki manfaat yang besar bagi para calon ahli peneliti untuk menelusuri labih jauh apa yang akan dipermasalahkan.

Winarno menyebutkan tentang studi pendahuluan ini dengan eksploratoris sebagai dua langkah, dan perbedaan antara langkah pertama dengan langkah kedua ini adalah penemuan dan pengalaman. Memilih masalah adalah mendalami masalah itu, sehinggu harus dilakukan secara lebih sistematis dan intensif.
Melakukan Studi Pendahuluan
Melakukan Studi Pendahuluan 

Di dalam mengadakan studi pendahuluan mungkin ditemukan bahwa orang lain sudah berhasil memecahkan masalah yang ia ajukan sehingga tidak ada gunanya ia bersusah payah menyelidiki. Mungkin juga ia mengetahui hal-hal yang relecan dengan masalahnya sehingga memperkuat keinginannya untuk meneliti karena justru orang lain juga masih memasalahkan. Apabila ada orang lain yang menyelidiki masalah yang hampir sama atau belum terjawab persoalannya, calon peneliti dapat mengetahui metode apa yang digunakan, hasil0hasil apa yang telah dicapai, bagian mana dari penelitian itu yang belum terselesaikan, faktor-faktor apa yang mendukung dan hambatan apa yang telah diambil untuk mengatasi hambatan penelitiannya.

Dengan telah mengadakan studi pendahuluan, maka boleh jadi dapat dihemat banyak tenaga dan biaya, di samping bagi calon peneliti tersebut menjadi lebih terbuka matanya, menjadi lebih jelas permasalahannya.

Selanjutnya oleh Winarno dikatakan bahwa setelah studi eksploratoris ini peneliti menjadi jelas terhadap masalah yang dihadapi, dari aspek historis, hubungannya dengan ilmu yang lebih luas, situasi dewasa ini, dan kemungkinan-kemungkinan yang akan datang dan lain-lainnya.

  1. Mengetahui dengan pasti apa yang akan diteliti.
  2. Tahu di mana/kepada siapa informasi dapat diperoleh.
  3. Tahu bagaimana cara memperoleh data.
  4. Dapat menentukan cara yang tepat untuk menganalisis data.
  5. Tahu bagaimana harus mengambil kesimpulan serta memanfaatkannya.

Cara Mengadakan Studi Pendahuluan

Seperti teori pengumpulan data pada umumnya, maka sumber pengumpulan informasi untuk mengadakan studi pendahuluan ini dapat dilakukan pada 3 objek. Adapun yang dimaksud dengan objek di sini adalah adalah apa yang harus dihubungi, dilihat, diteliti atau dikunjungi yang kira-kira akan memberikan informasi tentang data yang akan dikumpulkan. Ketiga obejek tersebut ada yang berupa tulisan-tulisan tangan dalam kertas (paper), manusia (person, atau tempat (place). Oleh kaena dinyatakan dalam kata bahasa Inggris untuk lebih mudahnya mengingat, disingkat dengan tiga p.

  1. Paper, dokumen, buku-buku, majalah atau bahan tertulis lainnya, baik berupa teori, laporan penelitian atau penemuan sebelumnya. Studi ini juga disebut kepustakaan atau lieratur studi.
  2. Person: bertemu, bertanya dan berkomunikasi dengan para ahli atau manusia sumber.
  3. Place; tempat, lokasi atau benda-benda yang terdapat di tempat penelitian. Seseorang yang berhasrat besar untuk mengadakan penelitian ke daerah pedalaman, mungkin mengurungkan niatnya setelah mengadakan penelitian pendahuluan,karena ternyata daerah yang akan dikunjungi terlalu sulit untuk dicapai sehingga tidak akan seimbang antara biaya yang dikeluarkan dengan hasil yang akan dicapai. 


Studi pendahuluan juga disebut pilot studi atau preliminary studi. Salah satu sumber tunggal yang penting yang merupakan sumber yang bersifat komprehensif adalah Encyclopedia of education Research yang memuat berbagai judul penelitian pendidikan, serta beberapa buku tahunan yang diterbitkan oleh The national societu for teh studi of education.

Anda telah membaca Melakukan Studi Pendahuluan

Belum ada Komentar untuk "Melakukan Studi Pendahuluan "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel